Tiga KKB Ditembak Mati

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Polisi menangkap sejumlah anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mimika, Papua. Tiga orang di antaranya tewas ditembak. Kelompok ini diduga bertanggungjawab atas kematian warga Selandia Baru di kawasan PT Freeport Indonesia akhir Maret lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menuturkan penangkapan terjadi pada Kamis (9/4) sekitar pukul 05.30 WIT di Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

Sebelum penangkapan, polisi melakukan pengintaian terhadap mobil pengangkut logistik milik KKB. Sekira pukul 14.44 WITA, Selasa (7/4). Saat itu aparat keamanan langsung menangkap para penyuplai bahan pokok ke KKB tersebut.

“Telah diamankan 6 orang yang diduga akan menyuplai bahan pokok ke KKB, setelah dilakukan penyelidikan aparat gabungan berhasil menemukan tempat persembunyian kelompok tersebut,” katanya, Jumat (10/4).

Saat petugas menyatroni markas kelompok ini, sempat terjadi kontak senjata antara KKB dan Polisi. Sementara satu orang dari kelompok KKB berinisial IS telah diamankan di Mapolres Mimika dan untuk dua korban meninggal dunia dari KKB tersebut belum diketahui identitasnya.

“Orang berinisial IS berhasil diamankan dan saat ini berada di Mapolres Mimika untuk proses hukum lebih lanjut,” lanjut Ahmad.

Dijelaskannya, para anggota KKB yang ditangkap adalah pelaku penembakan terhadap WNA asal New Zealand di Kantor OB 1 Kompleks PT Freeport Indonesia pada tanggal 30 Maret lalu.

Sejumlah barang bukti diamankan dari kelompok ini. Barang bukti tersebut yaitu 1 airsoft gun jenis Glock, 1 senjata rakitan, 162 butir peluru, 10 selongsong, 20 unit handphone, 2 unit Ht, 3 bendera corak bintang kejora, 3 kampak, 3 busur panah, 90 anak panah, 11 parang, 7 senapan angin dan 11 potongan bagian senapan angin.

Ahmad memastikan, saat ini situasi pascapenangkapan KKB aman terkendali. Ia menyebut, pengungkapan ini dilakukan bersama TNI.

“Aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap para kelompok tersebut yang melarikan diri ke hutan tidak jauh dari TKP,” kata Ahmad.

Sementara Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata, menambahkan aparat gabungan TNI dan Polri kembali menembak mati satu anggota KKB di kawasan Gunung Botak, dekat Kampung Opitawak, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Jumat.

Dia juga mengatakan aparat keamanan juga menyita satu pucuk senjata api jenis SS-1, satu buah magasin beserta 17 butir amunisi.

“Dari hasil penegakan hukum yang kami lakukan, satu KKB meninggal dunia,” katanya.

Satu pucuk senjata api yang diamankan dari KKB tersebut diketahui merupakan hasil rampasan di Pos Polisi Kulurik, Polres Puncak Jaya pada 4 Januari 2014.

Operasi penegakan hukum terhadap KKB di wilayah Kabupaten Mimika, Papua kian meningkat dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah terjadi penyerangan terhadap kompleks perkantoran PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana pada Senin (30/3). Akibat penyerangan tersebut seorang pekerja asal Selandia Baru dan dua warga Indonesia meninggal dunia.(irf/gw/fin)

  • Dipublish : 11 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami