Tiga Mahasiswa Indonesia Asal Lamongan Masih Tertahan di China

Ilustrasi paspor. Foto: Radar Tarakan/JPNN
Ilustrasi paspor. Foto: Radar Tarakan/JPNN
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

LAMONGAN – Tiga mahasiswa asal Lamongan, Jatim yang tugas belajar di China, hingga saat ini masih belum bisa pulang ke tanah air.

Ketiga mahasiswa ini menuntut ilmu di beberapa kota di universitas di China. Mereka adalah Khumaidi Sahid, warga Desa Payaman, Miftakhul Ridwan Hakim, warga Desa Bojoasri Kecamatan Kali Tengah dan Iffah MaShumah Fasya, warga Desa Bulu Brangsi Kecamatan Laren.

Karena itu Bakesbangpol Kabupaten Lamongan terus memonitor kondisi ketiganya bekerja sama dengan pihak Bakesbangpol Jawa Timur.

Bakesbangpol Kabupaten Lamongan sendiri baru mengetahui satu mahasiswa saja yang belum diperbolehkan pulang yaitu Khumaidi Sahid yang pada saat pemulangan kemarin kondisi badannya kurang fit.

“Sedangkan dua mahasiswa yaitu Miftakhul Ridwan Hakim dan Iffah Mashumah Fasya belum diketahui alasan belum pulang,” ujar Hari Agus Sekretaris Bakesbang Pol Kabupaten Lamongan.

Menurut Agus, tadinya jumlah mahasiswa Lamongan di China sebanyak 16 orang. Kemudian sebanyak 13 mahasiswa sudah pulang duluan ke tanah air. Tiga lainnya masih bertahan.

“Kami terus melakukan kontak dengan pihak terkait untuk mencari informasi alasan ketiga mahasiswa asal Lamongan ini belum pulang,” pungkas Agus.(pojokpitu/jpnn/jm)

  • Dipublish : 18 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami