Tiga Mahasiswa Tana Toraja Tertahan di Wuhan, Bupati Tana Toraja: Saya Terus Memantau dan Berkoordinasi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKALE — Tiga mahasiswa asal Toraja dikabarkan masih tertahan di asrama kampus Hubey Univercity di Wuhan Tiongkok. Mereka berada tepat di lokasi wabah virus corona.

Ketiga mahasiswa itu yakni; Rensi Sampebirana, Jelinten, dan Elvani. Tercatat sebagai mahasiswa fakultas kedokteran di Hubey Univercity. Sebenarnya sudah harus libur untuk kembali ke Toraja namun tidak dibolehkan keluar dari kampusnya.

Bupati Tana Toraja Nico Biringkanae mengaku sudah mengetahui keberadaan mahasiswa itu, karena memang ketiganya adalah pelajar yang mendapatkan bantuan beasiswa dari pemkab Tator tahun 2017 lalu melalui kerja sama dengan pihak Yayasan Dahlan Foundation.

Keberadaanya terus diikuti termasuk penanganan medik yang diperlukan jika kembali ke Toraja. Ia sudah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan.

“Saya terus memantau termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait akan keberadaan mereka, termasuk kebutuhan mereka dan pelayanan kesehatannya, ” ungkapnya di sela-sela kegiatan musrembang yang ia sedang ikuti di Saluputti

Kabar terakhir, Rensi melalui orang tuanya Salempa Sampe Birana menyatakan mereka dalam kondisi sehat dan mendapat perhatian penuh KBRI.

“Kami berterima kasiah atas perhatian dari pemerintah dan tetap berharap untuk terus dipantau, mungkin ada hal penting yang harus dilakukan demi keberadaan mereka untuk tetap sehat dan baik baik saja, ” ujar Salempa, Kamis, 30 Januari. (fajar.co.id/jm)

  • Dipublish : 30 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami