Tingkat Risiko Covid-19 Daerah Menurun, Satgas: Jangan Lengah

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Satgas Penanganan Covid-19 for JawaPos.com)
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Satgas Penanganan Covid-19 for JawaPos.com)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkap, peta zonasi risiko tingkat kabupaten/kota pada pekan ini mengalami penurunan. Hasil pemetaan mendapatkan hasil jika daerah zona merah atau risiko tinggi menurun signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

’’Jika pada minggu sebelumnya terdapat 76 kabupaten/kota, maka pada minggu ini jumlahnya menurun menjadi 54. Tentunya ini adalah berita yang baik,’’ kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito.

Selain itu, zona kuning atau risiko rendah jumlahnya pun meningkat dari pekan sebelumnya. Yakni dari 49 menjadi 57 kabupaten/kota. ’’Ini adalah kabar yang baik,’’ imbuh Wiku.

Lalu, pada zona hijau tidak ada kasus baru. Dalam sepekan ini zona hijau juga meningkat dari 8 menjadi 11 kabupaten/kota. Dan zona hijau tidak terdampak jumlahnya tetap yaitu 4 kabupaten/kota.

Meski demikian, hal yang perlu menjadi perhatian ialah pada zona oranye atau risiko sedang masih dihuni mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan jumlahnya mengalami peningkatan dari sebelumnya 377 menjadi 388 kabupaten/kota.

’’Penting untuk diketahui, bahwa zona oranye atau risiko sedang ini bukanlah zona aman. Apabila pimpinan daerah dan masyarakat harus lengah, maka zona risiko sedang ini merupakan pintu masuk menuju zona risiko tinggi,’’ tegas Wiku.

Oleh karena itu, Wiku meminta para pimpinan daerah untuk menangani pandemi di wilayahnya berjalan dengan baik. Sehingga kasus dapat ditekan dan daerah dapat berpindah ke zona risiko yang lebih aman. Selain itu, masyarakat juga tidak lengah. Penerapan protokol kesehatan 3M harus tetap dimaksimalkan. Yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (jp)

  • Dipublish : 8 Januari 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami