Tiongkok Hargai Vaksin Sinovac dan Sinopharm Rp 433 Ribu per Dosis

Petugas medis menunjukkan vaksin Covid-19 buatan Sinopharm. Harga per dosis sebesar Rp 433 ribu (Zhang Yuwei/Xinhua)
Petugas medis menunjukkan vaksin Covid-19 buatan Sinopharm. Harga per dosis sebesar Rp 433 ribu (Zhang Yuwei/Xinhua)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JaringanMedia.co.id – Sejumlah provinsi di Tiongkok menebus vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yakni Sinovac dan Sinopharm dengan harga 200 yuan atau sekitar Rp 433 ribu per dosis. Pemerintah Provinsi Jiangsu merupakan provinsi terakhir di Tiongkok yang membeli vaksin produk Sinopharm dan Sinovac untuk keperluan darurat dengan harga tersebut seperti dilansir Global Times.

Sebelumnya Pemprov Zhejiang dan Pemprov Sichuan juga telah membeli vaksin tersebut dengan harga yang sama.

Dalam dokumen publik disebutkan bahwa dua vaksin Covid-19 buatan Sinopharm dan Sinovac sedang dinegosiasikan dalam kontrak pengadaan oleh pemerintah. Namun, tidak disebutkan dalam dokumen itu mengenai jumlah pembelian dari setiap perusahaan farmasi tersebut.

Pemprov Sichuan sendiri mulai menggunakan vaksin tersebut untuk keperluan darurat yang disuntikkan kepada dua juta warganya yang bekerja di sektor berisiko tinggi terjangkit Covid-19.

Dalam survei yang melibatkan 150 orang di Sina Weibo menyebutkan bahwa 80 persen warga menganggap wajar dan terjangkau harga vaksin sebesar 200 yuan (USD 30,60) atau sekitar Rp 433 ribu.

Sementara itu, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer mengumumkan harga beli pemerintah untuk vaksin Covid-19 Pfizer sebesar USD 20 (Rp 283 ribu) per dosis. Sedangkan Moderna antara USD 10 (Rp 141 ribu) hingga USD 50 (Rp 706 ribu) per dosis. Di sisi lain, produsen vaksin Tiongkok lainnya, CanSino belum mengumumkan soal harga vaksin yang diproduksi. (jawapos.com)

  • Dipublish : 17 Desember 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami