Titik Panas di Sulbar Bertambah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAMUJU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulbar mendetekasi titik panas atau hotspot terus mengalami peningkatan. Titik panas yang terdeteksi sudah mencapai 11 titik, tersebar di berbagai daerah.

Prakirawan BMKG Sulbar, Ariska, mengatakan, titik panas mengalami peningkatan dalam sehari. Sehari sebelumnya, Selasa, 17 September, hotspot hanya enam titik. Namun saat ini sudah bertambah lima titik atau menjadi 11 titik, Rabu, 18 September.

Level confidence atau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 51-70 persen ada lima titik. Dua titik di Kelumpang, dua titik di Budong-budong, dan satu titik di Mambi. Dua titik dengan tingkat potensi kebakaran 71-80 persen masing-masing di Sampaga dan Budong-Budong.

Potensi kebakaran tertinggi 81-100 persen saat ini terjadi empat titik, yakni satu di Bonehau dan tiga titik di Kalumpang. “Yang artinya potensi kebakaran mencapai 81-100 persen di empat titik ini,” kata Ariska.

Kepala Dinas Kehutanan Sulbar, Fakhruddin mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG soal titik panas ini. Saat ini sudah dilakukan berbagai antisipasi di daerah rawan itu.

Seluruh wilayah potensial dilakukan langkah pencegahan dengan memberi sosialosasi ke masyarakat. Misalnya, tidak membuka lahan dengan cara dibakar di musim kemarau berkepanjangan ini. Termasuk memasang papan informasi di titik-titik rawan.

“Di Mejene khsusus para pencari madu, kita sudah imbau mereka agar tidak menggunakan api mengusir lebah. Jangan sampai ada api yang tertinggal saat mereka meninggalkan tempat,” katanya.

(rul/iad)

 

Sumber: fin.co.id

  • Dipublish : 19 September 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami