Tjahjo Kumolo: ASN dan PPPK Harus Memiliki Kompetensi Kepemimpinan Digital

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan, aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) harus memiliki kompetensi kepemimpinan digital bila tidak ingin tersingkir oleh teknologi.

Mengingat di era digital akan banyak jabatan ASN yang digantikan teknologi.

“Memasuki era digital terdapat pergeseran kompetensi yang dibutuhkan aparatur negara. Sebelumnya dibutuhkan kompetensi digital, bergeser menjadi kompetensi kepemimpinan digital,” kata Menteri Tjahjo, Minggu (21/6).

Dijelaskannya, kompetensi digital adalah kompetensi terkait teknologi, produk, dan pelayanan digital.

Sedangkan kompetensi kepemimpinan digital adalan kompetensi terkait kepemimpinan atau manajerial dan budaya digital.

“Perkembangan zaman yang cepat menuntut seorang ASN baik PNS maupun PPPK tidak hanya membutuhkan kompetensi manajerial. Budaya digital atau pemanfaatan dan penggunaan teknlogi digital wajib dimiliki. Sebab, akan terus diimplementasikan dalam pekerjaan,” terangnya.

Pada kondisi pandemi COVID-19, lanjutnya, penggunaan teknologi dan fasilitas digital sangat diperlukan karena sebagian besar pekerjaan dilakukan dengan remote system, yakni bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

“Jika tidak membiasakan diri dengan penggunaan teknologi dan meng-update diri terhadap perkembangan teknologi, tentu akan semakin tertinggal,” ujarnya.

Lanjutnya dikatakan, meskipun ruang gerak dan pekerjaan menjadi terbatas secara fisik dikarenakan adanya pandemi COVID-19 tetapi sebagai pelayan masyarakat semangat bekerja tidak boleh runtuh.

Dengan perkembangan dan pemanfaatan teknologi bisa menjadi solusi untuk bekerja produktif sekalipun bekerja dari rumah.

“Pandemi bisa dilalui apabila terdapat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, TNI, Polri, tim medis, akademisi, pengusaha, dan media,” ucapnya.

Itu sebabnya melalui digitalisasi birokrasi yang semakin mempercepat prosedur dan memudahkan komunikasi, Menteri Tjahjo mengajak membangun sinergi bersama, menyatukan langkah, upaya dan pemikiran untuk selalu melakukan pekerjaan yang terbaik demi tercapainya kesejahteraan rakyat. (esy/jpnn)

  • Dipublish : 22 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami