Tjahjo Kumolo: Percayakan Kepolisian Dalam Tempo Sesingkatnya Mengungkap Kasus Penyerangan Wiranto

Menkopolhukam Wiranto ditusuk oleh seorang pria tidak dikenal berinisial SA ketika baru saja tiba di Pandeglang, Kamis (10/10). Wiranto mengalami dua luka tusukan di perut akibat penyerangan tersebut. (Dok Polres Pandeglang)
Menkopolhukam Wiranto ditusuk oleh seorang pria tidak dikenal berinisial SA ketika baru saja tiba di Pandeglang, Kamis (10/10). Wiranto mengalami dua luka tusukan di perut akibat penyerangan tersebut. (Dok Polres Pandeglang)
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,- Sejumlah pejabat negara mulai berdatangan ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta untuk melihat langsung kondisi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang menjadi korban penusukan saat melakukan kunjungan di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10). Mendagri Thahjo Kumolo yang ikut menjenguk ke RSPAD menyerahkan sepenuhnya peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian.

“Kami percayakan kepada kepolisian dalam tempo sesingkatnya mengungkap. Ini tidak mungkin dendam orang per orang. Pasti ada bagian-bagian yang harus diusut dan saya kira percaya kepolsian untuk mengungkap,” kata Tjahjo.

Politikus PDI Perjuangan ini enggan menduga-duga motif penusukan oleh seorang pria berinisial SA tersebut. “Belum mau berandai-andai,” ucap Tjahjo.

Selain Thahjo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto pun turut datang ke RSPAD. Kemudian menyusul Menpan RB Syafruddin yang juga tiba di RSPAD.

Wiranto tiba di RSPAD Jakarta Pusat sekitar pukul 14.45 WIB. Pria yang juga menjabat sebagai Ketum PP PBSI itu langsung dibawa masuk ke ruang Medical Check Up (MCU) untuk menjalani perawatan intensif. (jp)

  • Dipublish : 10 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami