TKI di Singapura Divonis Enam Bulan Penjara

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

SINGAPURA – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT), dijatuhi vonis enam bulan penjara oleh pengadilan Singapura. PRT ini terbukti bersalah, telah mencuri tas mewah bermerek Chanel seharga SG$ 6 ribu (Rp 61 juta) milik majikannya.

Seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (25/10), PRT itu bernama Onita (28) berkewarganegaraan Indonesia. Tas bermerek milik majikannya itu dicuri Onita untuk dipakainya sendiri saat hari libur.

Dalam sidang yang digelar di Singapura, Onita mengaku bersalah atas dua dakwaan pencurian, dengan dua dakwaan pidana lainnya dalam pertimbangan.

Diungkapkan dalam persidangan, bahwa tindak pencurian itu dilakukan Onita di kediaman majikannya yang berusia 40 tahun, yang lokasinya dirahasiakan.

Tindak pencurian berawal saat Onita membersihkan kamar majikannya pada Februari lalu. Saat itu dia melihat sebuah tas Chanel berwarna merah muda yang harganya mencapai SG$ 6 ribu di rak lemari pakaian majikannya, bersama tas-tas bermerek lainnya.

“Onita mengambil tas Chanel itu dan menyembunyikannya di dalam kamarnya. Dia kemudian memakai tas bermerek itu ketika pergi jalan-jalan saat dia libur dari pekerjaannya sebagai PRT,” kata Jaksa Mohd Nasri Haron dalam persidangan.

Beberapa bulan kemudian atau pada Mei, Onita melihat sebuah tas merek Chanel lainnya berwarna hitam yang harganya mencapai SG$ 8.500 (Rp 86 juta), saat dia membersihkan kamar majikannya.

“Tas itu disimpan di dalam sebuah dust cover dan diletakkan di rak lemari pakaian,” terangnya. (fin)

  • Dipublish : 26 Oktober 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami