TNI AMANKAN GUDANG SENJATA KSB

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

FIN.CO.ID, PAPUA – Pasukan TNI mendapat serangan di tengah patroli rutin di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (23/7) sekitar pukul 05.40 WIT. Keheningan hutan sekitar desa pecah saat gerombolan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) pimpinan Egianus Kogoya menembak Pos TNI di tengah hujan gerimis.

Beruntung, saat itu pasukan dalam keadaan siaga. Serangan balasan dari TNI membuat gerombolan yang berjumlah 15-20 orang itu kocar kacir hingga terdesak ke tengah jurang.

Dalam siaran pers yang diterima FIN, Kapendam XVII/Cenderawasi, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan, para penyerang KSB memilih kabur karena mendapat balasan telak. “Pasukan TNI dibagi dua kekuatan sebagian mengamankan pos, sedangkan satu tim kekuatan 10 orang melaksanakan pengejaran,” jelasnya, Rabu (24/7).

Dari hasil pengejaran, lanjut Aidi, ditemukan banyak jejak yang mengarah ke berbagai arah. Namun ada satu jejak yang cukup besar yang mengarah ke suatu tempat sehingga dilakukan penjejakan atau menelusuri jejak tersebut.
“Ternyata jejak tersebut mengarah ke sebuah honai (rumah adat Papua) yang mencurigakan. Jarak antara pos dengan Honai itu sekitar 2,5-3 km,” terangnya.

Saat didekati, tiba-tiba lima orang KSB berhamburan keluar dan melarikan diri ke arah belakang Honai. Tak dinyana, mereka salah jalan. Karena persis di belakang Honai adalah jurang dan tertutup semak belukar yang rimbun.

“KSB berhasil meloloskan diri dengan cara berhamburan masuk jurang yang tertutup oleh semak belukar,” tegasnya.

Dari pemeriksaan di Honai, TNI menemukan barang bukti di dalam honai berupa 1 pucuk pistol standar militer Caliber 9 mm; 3 buah HT; 1 buah GPS; 3 buah Magazin; serta ratusan amunisi caliber 5,56 mm dan 7,62 mm.

“Sementara di luar honai ditemukan ceceran darah cukup banyak mengarah ke jurang. Belum dapat dipastikan apakah ada korban jiwa dari KSB karena tidak ditemukan mayatnya. Pengejaran tidak dilanjutlan karena faktor keamanan,” tegasnya.

Sampai laporan ini diterima, pasukanTNI masih bertahan melaksanakan pengamanan di sekitar honai. “Hujan turun cukup deras. Namun di laporkan bahwa seluruh personel dalam keadaan selamat,” tandasnya.

(lan/rls/fin/tgr)

  • Dipublish : 25 Juli 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami