Tol Japek II Terapkan e-TLE

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA,– Jalan Tol Layang (elevated) Jakarta-Cikampek (Japek II) bakal dioperasionalkan mulai 20 Desember 2019. Nantinya jalan tol ini akan dilengkapi sistem tilang elektronik (e-TLE) untuk meminimalisir kecelakaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya mengatakan pengoperasian Japek II mundur lima hari dari jadwal semula. Awalnya akan dioperasikan pada 15 Desember. Namun, karena masih dilakukan sedikit penyelesaian rambu dan penghalusan jalan, maka diundur hingga 20 Desember 2019.

“Tadi sudah disepakati bahwa operasional awal Japek II untuk umum mundur jadi 20 Desember,” kata Menhub Budi Karya di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12).

Pengendara yang melaju di Jalan Tol layang Jakarta-Cikampek diharapkan berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan yang diterapkan di tol tersebut. Sebab, nantinya, e-TLE akan diterapkan untuk menindak para pengendara yang melanggar.

“Kita membatasi kecepatan 60 km/jam karena ini baru kita harus juga hati-hati. Tadi kita juga sudah bicara dengan Pak Kakorlantas ini diamati kecepatannya dengan e-TLE, jadi kecepatan itu diamati jika lebih berarti berarti ada satu tindakan,” katanya.

Mengingat tol elevated sepanjang 38 kilometer tersebut masih baru dan saat digunakan belum 100 persen selesai, maka akan ada petugas setiap 4 kilometer untuk mengawasi kecepatan kendaraan. Selain itu, kendaraan yang bisa melalui tol elevated tersebut hanya untuk kendaraan golongan I non bus, yaitu kendaraan kecil.

“Untuk bus dan truk dilarang lewat tol elevated, tapi hanya lewat tol di bawah. Tol elevated ditujukan untuk menghindari kendaraan yang jalannya lambat seperti bus dan truk,” kata Menhub.

Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani mengatakan, pihaknya terus berupaya menyelesaikan pembangunan tol elevated agar bisa digunakan tepat waktu.

“Masih ada penyelesain kecil-kecil yang harus dikerjakan, seperti menghaluskan jalan dan memasang marka jalan,” katanya.

Dia mengatakan, walau belum sepenuhnya selesai tapi jalan tol elevated sudah memenuhi syarat untuk digunakan kendaraan golongan I.

“Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, juga telah disiapkan ambulans dan kendaraan derek untuk membantu pengguna jalan,” katanya.(gw/fin)

  • Dipublish : 9 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami