Total 240 Orang Meninggal, Daerah Boleh Terapkan PSBB

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA – Pemerintah Daerah diperkenankan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan melakukan traking terhadap keluarga, komunitas maupun tenaga medis yang diketahui terkonfirmasi Virus Corona (Covid-19).

”PSBB telah mengatur itu. Bagaimana pun pondasi di masyarakat yang harus diperkuat. Sehingga hal-hal yang harus dilakukan, misalnya menggunakan gunakan masker kain, masker bedah N-95 untuk petugas, cuci tangan, hindari kerumunan harus dijalankan,” terang Juru Bicara Pemerintah untuk Penangan Covid-19 Achmad Yurianto, di Graha BNPB, Rabu (8/4).

Melaksanakan isolasi rumah sakit harus dilakukan, jika isolasi mandiri tidak memungkinkan karena ada tanda klinis. Sejalan dengan itu, pemenuhan fasilitas telah disiapkan dalam melaksanaan isolasi untuk ringan dan sedang. ”Puncaknya adalah rumah sakit rujukan. Untuk membutuhkan alat bantu spesifik. Strategi ini dilakukan untuk mengefesiensikan sumber daya yang kita miliki,” terang Yurianto.

Untuk Alat Pelindung Diri (APD) ada 670 stok, dan 500 yang segera didistrubusikan, sedangkan 200 APD lainnya hari ini telah distribusikan. ”Hari ini pun sudah ada yang sampai di sejumlah daerah di sumatera. 18 ribu sudah mendaftar. Ini bukti kekuatan segenap bangsa kita. Ini partisipasi, termasuk warga diaspora. Namun ujung tombak ada di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Terkait data penanganan Covid-19, Yurianto menjelaskan ada 218 kasus baru, sehingga total yang terkonfirmasi 2.956 kasus. ”Untuk yang sembuh bertambah 19 orang, dengan total keseluruhan 222. Sedangkan total keseluruhan yang meninggal 240 orang,” pungkasnya. (ful/fin)

  • Dipublish : 8 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami