Tuduhan Buat Laporan Palsu, Dewi Tanjung Dipolisikan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Dewi Tanjung dipolisikan. Politisi PDI Perjuangan ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pengaduan palsu. Dia dilaporkan oleh warga yang mengaku sebagai tetangga penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Laporan itu dilayangkan oleh Yasri Yudha Yahya didampingi tim advokasi Novel Baswedan, yakni Saleh Alghifari dan Andi Muhammad Rizaldi. Mereka mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, mendaftarkan laporan yang tercatat dengan nomor LP/7408/XI/2019/PMJ/Dit.Reksrimun tertanggal 17 November 2019. Yasri melaporkan Dewi terkait laporan yang menyebut kasus Novel Baswedan adalah rekayasa.

Yasri mengatakan dirinya mengetahui persis bagaimana kondisi Novel Baswedan saat penyiraman air keras dua tahun silam.

“Karena pada saat itu kejadiannya saya orang yang pertama yang membawa korban Novel Baswedan dan mengetahui persis bagaimana mukanya bagaimana bentuknya matanya korban pada saat itu yang kami bawa ke rumah sakit,” kata Yasri di Polda Metro Jaya, Minggu (17/11).

Sementara, Saleh Alghifari mengatakan pihaknya hanya mendampingi Yasri sebagai pelapor. Yasri, menurutnya, merupakan tetangga yang saat kejadian menyelamatkan Novel Baswedan. Yasri yang membawa Novel ke rumah sakit kemudian langsung melaporkan ke kepolisian atas penyerangan penyiraman air keras pada 11 April 2017.

“Kami hari ini mengadukan caleg PDIP Dewi Tanjung atas pengaduan palsu karena menyebarkan di publik menuduh saudara Novel Baswedan merekayasa penyerangan air keras yang dialaminya,” katanya.

Kuasa hukum Novel lainnya, Andi Muhammad Rizaldi, menambahkan pihaknya melaporkan Dewi Tanjung dengan Pasal 220 KUHP.

Selain itu Andi juga mengatakan pihaknya memiliki banyak bukti kuat untuk mendukung laporannya

Sebelumnya Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung melaporkan penyidik senior KPK Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong soal insiden penyiraman air keras yang dialami Novel.

Saat melapor tersebut Dewi membawa beberapa bukti, antara lain rekaman video Novel saat berada di rumah sakit di Singapura, rekaman kejadian penyiraman, rekaman saat Novel keluar dari rumah sakit, hingga foto-foto Novel yang diperban di bagian kepala dan hidung.

Laporan Dewi terhadap Novel dengan juga telah diterima polisi yang tercatat dengan nomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus.

Dewi sendiri juga mengaku siap dilaporkan balik terkait laporannya tersebut.

“Ya nggak apa-apalah, kan itu haknya Pak Novel juga mau laporkan saya balik. Masa’ saya harus bilang wow gitu kan, masa’ saya harus kaget, saya udah tahu iya kan?,” kata.

Dia juga siap meladeni pihak-pihak yang akan melaporkan dirinya dengan tuduhan menyebarkan hoaks dan fitnah.

“Suruh saja mereka membuktikan dimana hoaksnya, bohongnya, fitnahnya iya kan? Kalau mereka mau melaporkan dengan hoaks, fitnah, segala macam dia harus membuktikan itu juga,” tuturnya.

(gw/fin)

  • Dipublish : 18 November 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami