Uji Coba Sekolah Tatap Muka Dimulai dari Pulau

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik. BKM
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik. BKM
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JaringanMedia.co.id, MAKASSAR – Ujicoba sekolah tatap muka mulai dilakukan oleh Pemkot Makassar untuk jenjang pendidikan SD dan SMP. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik menjelaskan,Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ini diizinkan untuk daerah kepulauan.

Alasannya, dari laporan beberapa daerah kepulauan, kondisi relatif aman dengan menyandang status zona hijau. Semisal pulau di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

“Dari awal dia kan zona hijau. Jadi memang sudah bisa dibenarkan tatap muka,” ucapnya Dia mengatakan, ujicoba tersebut sudah dilakukan Pasca Idul Fitri 1442 Hijriah lalu. Hanya saja hal ini dilakukan dengan sejumlah pembatasan seperti jumlah pertemuan dalam sepekannya.

“Kan dia juga seatap yah, jadi dia sudah buka ujicoba. Uji coba dia kemarin itu baru pi, selesai hari raya kan, jadi kita biarkan uji coba. Itupun dia uji coba satu minggu satu kali,” ujar Amalia.

Baca Juga: Kemendikbudristek: Sebelum PTM Terbatas Vaksinasi Guru Harus Beres

Baca Juga: Uji Coba PTM di Kota Magelang Dihentikan, Kasus Covid-19 Melonjak

Dia mengarakan daerah kepulauan cenderung lebih muda melakukan ujicoba mengingat situasi yang terisolasi sehingga mobilitas sangat minim.

Lebih lanjut Amalia mengatakan sejak dibuka pascalebaran, belum ada evaluasi khusus yang dilakukan di sana, dirinya cukup optimis tidak ada peningkatan selama protokol diterapkan.

Sementara itu Camat Kepulauan Sangkarrang Finandar Sabara saat dihubungi mengatakan pergelaran sekolah tatap muka di wilayahnya tetap dikontrol penuh oleh pihak kecamatan.

Kepala sekolah tatap rutin diminta untuk melaporkan situasi pembelajaran tatap muka di sekolah. “Jadi kita kerjasama (dengan sekolah), kita lihat bagaimana dia laksanakan dia punya sekolah tatap mukanya. Termasuk prokesnya itu tetap diberikan tanggung jawab sekolah untuk lakukan, dia sisa lapor, dia koordinasi ke kita,” katanya.

Dia mengatakan semestinya daerah-daerah kepulauan memang sudah diizinkan tatap muka. Pasalnya mayoritas masyarakat merupakan warga kurang mampu yang kesulitan menghadirkan peranti yang dibutuhkan untuk daring. Selain itu masih ada persoalan jaringan yang tidak begitu memadai di sana.

Baca Juga: Jokowi Minta Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Ekstra Hati-Hati

“Sejak awal memang dia susah kalau mau online. Karena itu tadi, maksudnya kan tidak semua mampu di sana, jaringan juga tidak bagus,” ujarnya.

Dia mengatakan dari laporan kepala sekolah, beberapa guru menerapkan sistem pembagian tim. Murid-murid dibagi dalam rombel, dan dilakukan secara terbatas.

“Jadi sebenarnya kalau mau dibilang, itu amanji, karena memang terisolir dan suhu juga di sana kan sangat panas,” pungkasnya. Lebih jauh diketahui ujicoba tatap muka secara umum di Kota Makassar belum dilakukan, sementara rencana 12 Juli Sekolah tatap muka sudah digelar.

Dinas Pendidikan memastikan bakal melakukan ujicoba terhadap seluruh sekolah sebelum PTM dilaksanakan. Hanya saja hal ini masih menunggu hasil tim virifikasi ke sekolah-sekolah. (bkm/jm)

  • Dipublish : 22 Juni 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami