Usulan PSBB Gowa di Terima Menkes, Maros Diminta Segera Ajukan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA— Kementerian Kesehatan telah menerima usulan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untun Kabupaten Gowa. Jika disetujui, penerapan PSBB juga akan diberlakukan di wilayah tersebut.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto mengatakan, usulan tersebut telah dia terima dari gubernur Sulsel siang kemarin. Pihaknya melakukan kajian, paling lama sehari untuk menentukan apakah usulan PSBB tersebut bisa diterima atau tidak.

Sebetulnya, kata dia, Kemenkes telah lama menunggu usulan PSBB di kabupaten Gowa. Dia ingin agar usulan pembatasan sosial di wilayah Makassar, disertai usulan PSBB untuk Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros agar pelaksanaannya lebih optimal.

“Tetapi baru masuk hari ini (kemarin, red). Kajiannya sehari lah. Sama seperti Makassar. Sebelumnya kami minta usulan dikirim lewat email saja, tetapi ini dikirimnya dalam bentuk fisik,” jelas Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid itu, Senin (20/4/2020).

Data kesehatan utamanya terkait Covid-19, telah dimiliki oleh Kemenkes. Hanya saja, pihaknya memerlukan tambahan data non Kesehatan lain, seperti dampak sosial dan ekonomi. “Data ini yang penting dan menjadi pertimbangan semua pihak untuk memutuskan,” jelasnya.

Achmad Yurianto juga berharap, agar Kabupaten Maros ikut mengusulkan PSBB. Maros, berbatasan langsung dan merupakan Makassar. Kabupaten Gowa, juga harus mengusulkan karena banyak sebaran kasus yang bersumber dari lokasi tersebut.

“Kasus di Maluku, Maluku Utara, dan Gorontalo penyebarannya dari Kabuapten Gowa. Melalui acara yang digelar disana (Ijtima Zona Asia). Data-data ini lengkap kami miliki, dan jadi pertimbangan untuk PSBB” tambahnya. (ful/fajar/jm)

  • Dipublish : 21 April 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami