Vaksin Dosis Ketiga Untuk Nakes Mulai Dilakukan

Ilustrasi Vaksin (AFP)
Ilustrasi Vaksin (AFP)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id  – Pelaksanaan penyuntikan vaksin COVID-19 dosis ketiga alias booster untuk tenaga kesehatan (Nakes) segera dilakukan. Pelaksanaan akan dimulai di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Vaksin yang diberikan adalah Moderna asal Amerika Serikat (AS).

Jumlah peserta yang dilibatkan sebanyak 50 orang yang bergelar Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Selain itu, sejumlah dokter yang bertugas di RSCM.

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi dosis ketiga itu kepada Guru Besar senior dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Hal itu diharapkan dapat diikuti oleh tenaga kesehatan lainnya.

“Harapan kami kalau para senior ini yakin untuk menerima vaksin booster atau vaksin yang ketiga dengan Moderna. Seharusnya para juniornya, juga bisa mengikuti vaksinasi dengan segera. Jadi harapan saya, para nakes ini segera diberikan booster ketiga untuk bisa melindungi para nakes. Sehingga bisa bekerja dengan lebih tenang,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Jumat (16/7).

Dia mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster untuk nakes tersebut akan lebih mudah. Mengingat tempat kerja mereka dilengkapi fasilitas layanan kesehatan yang menunjang.

“Kebetulan nakes itu kan kerjanya di fasilitas kesehatan. Jadi relatif harusnya jauh lebih mudah. Saya lihat vaksinasi yang lalu sekitar tujuh atau delapan pekan sudah bisa selesai 1,5 juta. Saya harapkan kali ini bisa lebih cepat selesai. Karena kan hanya satu kali suntik,” jelasnya.

Salah satu Guru Besar FKUI Profesor Aman Pulungan, usai divaksinasi booster mengaku tidak merasakan efek apapun. Ia meyakini vaksinasi booster dengan Moderna dapat meningkatkan kekebalan imunitas tubuh.

”Saya yakin dengan vaksin Moderna, vaksinasi yang pertama dan kedua itu dengan Sinovac platformnya inactivated virus. Kalau ini pakai Moderna dengan platform berbeda. Saya rasa ini yang paling baik,” terangnya.

Disebutkan bahwa vaksin Moderna menggunakan platform mRNA-1273. Yaitu berisi gen pengkode protein antigen milik virus Corona jenis baru bernama Spike.

Aman meminta kepada seluruh tenaga kesehatan untuk segera divaksinasi dosis ketiga. Apalagi untuk virus varian Delta ini dibutuhkan imunitas kuat. Terutama saat menghadapi pasien positif COVID-19 secara langsung.

“Karena nakes ini frontliner. Jadi kita tentu harusnya lebih terlindungi. Karena langsung berhadapan dengan pasien positif COVID-19. Kalau saya sarankan seluruh nakes jangan ragu-ragu. Sesegera mungkin kalau ada kesempatan untuk dapat diimunisasi yang ketiga,” tutupnya. (fin/jm)

  • Dipublish : 17 Juli 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami