Virus Korona dan Suku Bunga Rendah Buat Emas Dunia Makin Bersinar

Ilustrasi pemeriksaan virus Korona. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Ilustrasi pemeriksaan virus Korona. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JAKARTA,- Harga logam milia emas di pasar spot kembali bersinar lantaran ekspektasi bank sentral Amerika Serikat (AS) yang akan mempertahankan suku bunga tetap rendah. Selain itu, ketidakpastian seputar dampak ekonomi dari epidemi virus Korona memicu selera untuk berburu investasi emas.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 1.565,42 per ounce pada pukul 02.07 WIB. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,5 persen lebih tinggi menjadi USD 1.570 per ounce.

Analis RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, investor mengakumulasi posisi emas saat ini dalam mengantisipasi program pelonggaran kuantitatif dan suku bunga yang lebih rendah dari sejumlah bank sentral.

Selain itu, meningkatnya korban tewas akibat virus tersebut di Tiongkok melonjak menjadi 563 orang membuat para ahli meningkatkan upaya untuk memerangi penyakit yang telah menutup kota-kota Tiongkok dan memaksa ribuan orang lainnya dikarantina di seluruh dunia.

“Semakin banyak aktivitas oleh bank sentral, terutama di Tiongkok, untuk menopang pasar guna menghapus efek Coronavirus, semakin membantu emas,” kata Haberkorn.

Disamping itu, sisi perang datang juga menjadi semtimen penguatan emas dimana Tiongkok akan memotong tarif tambahan yang dikenakan terhadap barang-barang AS dan menandatangani lebih banyak belanja pemerintah, keringanan pajak serta subsidi untuk sektor yang terkena virus.

Sementara, logam mulia lainnya, seperti palladium merosot 3,2 persen menjadi USD 2.353,66 per ounce. Perak melonjak 1,2 persen menjadi USD 17,81 per ounce. Platinum tergelincir 2,4 persen menjadi USD 957,83 per ounce setelah menyentuh level tertinggi satu minggu di posisi USD 987,60 per ounce.

Sedangkan, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hari ini terpantau mengalami kenaikan setelah sebelumnya terus turun harga. Mengutip situs resminya, emas Antam pada perdagangan Kamis (6/2) ini dijual dengan harga Rp 770.000 per gram. Artinya, emas Antam naik Rp2.000 sehingga hari ini dijual dengan harga Rp 772.000 per gram. (jp)

  • Dipublish : 7 Februari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami