Warga Asal Makassar Disandera Milisi Houthi Yaman, Danny Pomanto: Negara Tidak Tinggal Diam

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Jaringanmedia.co.id, MAKASSAR — Salah satu warga kota Makassar menjadi korban penyanderaan di Yaman. Sudah seminggu. Surya satu-satunya orang Indonesia yang disandera bersama 9 temannya yang berasal dari India dan Philipina.

Didampingi Kepala Kesbangpol Makassar dan Ibu Lurah Bontomakkasungguh, Danny memberi support secara moril.

“Saya datang ke rumahnya pak Surya, korban penyandera di Arab, Yaman. Kita mengunjungi ayah beliau, istri beliau, ibunda beliau, keluarga besar beliau. Tidak lain kami datang kemari untuk memberi support, insyallah negara pasti tidak akan tinggal diam,” ucap Danny.

Adapun upaya Danny selaku pemerintah setempat yakni mensupport keluarga dan siap siaga jika pihak keluarga korban membutuhkan apapun serta mengusahakan semua jalur informasi yang bisa menghubungkan untuk memastikan kondisi surya saat ini.

Danny pun yakin pemerintah pusat tidak akan tinggal diam dikarenakan kejadian ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia.

“Sudah berulang-ulang kali dan Alhamdulillah pemerintah pusat berhasil membebaskan sandera-sandera yang selama ini menjadi bagian dari penyanderaan internasional dalam hal ini negara Indonesia,” sebutnya.

Danny pun berharap agar semua warga kota Makassar mendoakan korban agar bisa selamat pulang sampai ke tanah air.

“Kami berharap beliau bersabar dan terus berdoa. Saya meminta warga kota Makassar untuk mendoakan Surya yang sekarang dalam status penyanderaan dapat perlindungan allah dan diberikan kebebasan. Dan InsyaAllah kita ssmua diberi kesabaran,” harap Danny.

“Tidak ada masalah dengan crewnya namun kapal mereka membawa amunisi. Saya pun masih bisa berkomunikasi beberapa menit dengan suami saya. Namun, saya tetap khawatir bagaimana agar suami saya bisa bebas dari penyanderaan itu,” beber Sri. (fajar/JM)

  • Dipublish : 10 Januari 2022
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami