Wartawan Ditangkap Karena Liput Demo di Amerika

Polisi menahan reporter CBS Katie Nielson di Oakland, California saat kerusuhan menyusul kematian George Floyd saat dalam tahanan polisi, 1 Juni 2020. (Foto: Reuters)
Polisi menahan reporter CBS Katie Nielson di Oakland, California saat kerusuhan menyusul kematian George Floyd saat dalam tahanan polisi, 1 Juni 2020. (Foto: Reuters)
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

AMERIKA,- Chris Dunker, seorang wartawan harian Lincoln Journal Star mengatakan sangat terkejut ketika ditahan sebentar oleh polisi ketika meliput dmeonstrasi di kota Lincoln, Nebraska, tanggal 31 Mei.

Pada waktu itu ia mengenakan rompi yang berlabel Press. Namun polisi memukulnya hingga jatuh, kemudian memborgol dan menahan Dunker sebentar. Setelah dibebaskan wartawan itu kembali melanjutkan kegiatan jurnalistiknya.

“Melihat bagaimana para penegak hukum secara terang-terangan menarget wartawan, melanggar hak mereka meliput peristiwa dan menangkap mereka, adalah hal yang sangat mengejutkan,” kata Dunker kepada VOA.

Ia adalah satu dari sejumlah wartawan yang ditangkap ketika meliput sejumlah demoyang dipicu oleh kematian George Floyd dalam tahanan polisi. U.S. Press Freedom Tracker sedang menyelidki lebih dari 50 kasus serupa dimana polisi menahan wartawan.

Kata para pakar HAM dan media, penangkapan wartawan merupakan pelanggaran Amandemen Pertama UUD Amerika dan berisiko merusak reputasi Amerika diluar negeri.

Sarah Matthews, pengacara pada Reporters Committee for Freedom of The Press, mengatakan ketika meliput aksi protes, wartawan punya hak yang sama dengan pengunjuk rasa. Reporters Committee for Freedom of The Press, memberikan bantuan hukum gratis bagi wartawan yang berurusan dengan polisi.

Kata Matthews lagi, wartawan dilndungi oleh kebebasan menyampaikan pendapat dan kebebasan pers. [ii/ft/voaindonesia.com]

  • Dipublish : 10 Juni 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami