Waspadai Peredaran Uang Palsu

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

SIDRAP – Polres Sidrap menyita 374 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu rupiah. Bila ditotal nilainya sebanyak Rp35 juta.

Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono, mengatakan, uang palsu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Sidrap dan Wajo. Sudah ada tiga orang pelaku berhasil diamankan. Ketiga pelaku ini diketahui bernama Ibrahim HS, Husni Djabir, dan A Yusri Jamal dan ditangkap ditempat terpisah.

A Yusri ditangkap di Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng, saat hendak mengelabui korban dengan uang palsu pada 11 Desember. Kemudian Husni ditangkap pada 14 Desember, di Jalan Abdullah Dg Sirua Kecamatan Panakukang, Makassar.

Sedangkan, Ibrahim diamankan di Kabupaten Barru yang diduga sebagai perpanjangan tangan kepada pembeli.

“Sejauh ini Husni diduga sebagai pemasok uang palsu dari luar Sulsel ini,” kata Budi, Kamis, 19 Desember.

Dihadapan polisi, pelaku Ibrahim mengakui uang palsu itu ia peroleh dari rekannya di Jember, Jawa Timur. Yakni, pada 29 Nopember 2019 lalu. “Uang palsu Rp35 juta ini kami beli seharga Rp6,5 juta,” ujarnya.

Tak sampai disitu, sesudah tiba di Makassar, Husni mengaku menghubungi A Yusri dan menawarkan uang palsu itu dengan menawarkan Rp10 juta uang asli ditukar dengan Rp20 juta uang palsu. “Kami ketemu di sekitar pompa bensin, di Cilelang Barru untuk transaksi,” tambahnya.

Setelah mendapatkan uang palsu ini, A Yusri mengatakan, mau ke Wajo dan mengedarkannya di sana. Namun, ia menyempatkan diri singgah di Sidrap.

“Ada Brilink saya lihat dan coba transaksi di sana. Saya setor Rp4 juta ke rekening Husni. Sukses tetapi, kasirnya curiga. Dari sinilah semua terungkap,” kata A Yusri.

(*)

  • Dipublish : 21 Desember 2019
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami