WhatsApp Sudah Digunakan Lebih dari 175 Juta Orang

Ilustrasi WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

Jaringanmedia.co.id – CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengumumkan beberapa hal penting untuk layanan perpesanan instan WhatsApp. Hal itu dilakukan dalam sebuah acara pengumuman pendapatan kuartal pertama Facebook belum lama ini di Amerika Serikat (AS).

Zuckerberg mengumumkan beberapa informasi menarik mengenai perpesanan bisnis, berbisnis di WhatsApp, dan iklan Facebook yang bisa terhubung dengan akun WhatsApp Business atau lebih tepatnya kini bisa lebih terintegrasi. Kemudian, Zuckerberg juga menyebut WhatsApp kini telah digunakan lebih dari 175 juta orang di seluruh dunia.

Zuckerberg menjelaskan bagi banyak orang, bisnis online seringkali bergantung pada perpesanan. Dia menyebut kini orang-orang berharap dapat dilayani, bahkan bertransaksi langsung melalui chat.

“Pemilik UMKM pun ingin dapat menampilkan produk mereka dan menerima pesanan langsung dari percakapan dengan pelanggan,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya. Dia melanjutkan, pemilik usaha berskala lebih besar juga menginginkan infrastruktur komunikasi yang aman dan andal untuk berkomunikasi dengan pelanggannya.

Untuk fitur di WhatsApp, dalam kesempatan tersebut juga, Zuckerberg mengumumkan fitur Keranjang agar pengguna dapat melihat produk yang tersedia dari katalog, memilih produk yang diinginkan, dan langsung mengirimkannya dalam bentuk sebuah pesan kepada pemilik bisnis. Hanya dalam beberapa bulan, fitur ini diklaim menjadi salah satu fitur terfavorit bagi pengguna yang berbelanja melalui WhatsApp.

Ada lebih dari 175 juta orang mengirimkan pesan ke akun WhatsApp Business setiap hari. “Hari ini, kami juga mengumumkan bahwa ada lebih dari 100 juta pesan WhatsApp terkirim setiap harinya dari bisnis-bisnis yang menggunakan layanan WhatsApp Business Aplication Programming Interface (API),” sambung Zuckerberg.

Untuk fitur keranjang, bahkan, sejak fitur ini dirilis, pengguna telah mengirimkan lebih dari lima juta keranjang belanja di WhatsApp untuk menyampaikan pesanan mereka kepada suatu bisnis. Hal ini sangat membantu bisnis meningkatkan penjualan mereka dan berkembang.

Salah satunya Agradaya, bisnis herbal dan rempah berkelanjutan asal Jogjakarta menyampaikan, fitur Keranjang memudahkan mereka untuk memroses dan memastikan pesanan pelanggan benar tanpa perlu obrolan yang berkepanjangan. Ada juga fitur iklan yang terhubung ke akun WhatsApp. Melalui fitur tersebut, WhatsApp mengklaim kini banyak pelaku usaha di seluruh dunia memanfaatkan Facebook dan Instagram termasuk WhatsApp sebagai “etalase” mereka, sedangkan WhatsApp adalah tempat di mana mereka berkomunikasi, menjawab pertanyaan pelanggan, dan bertransaksi.

“Seiring bertambahnya jumlah bisnis dan pelanggan yang berkomunikasi secara digital selama masa pandemi, menawarkan sarana daring agar bisnis dapat menjangkau pelanggan baru dan mengembangkan bisnis mereka menjadi prioritas kami,” tandas Zuckerberg. (jpg/jm)

  • Dipublish : 1 Mei 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami