Wilayahnya Dikuasai TNI/Polri, KKB Nau Waker Terdesak

Personel gabungan TNI-Polri ketika terlibat baku tembak dengan KKB di Intan Jaya, Papua. Foto: ANTARA /HO-Humas Polda Papua
Personel gabungan TNI-Polri ketika terlibat baku tembak dengan KKB di Intan Jaya, Papua. Foto: ANTARA /HO-Humas Polda Papua
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

PAPUA – Aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi melakukan pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker. Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan, aparat telah menguasai wilayah yang jadi kekuasaan Nau Waker di Tembagapura.

“Karena terdesak, Nau Waker menuju ke Boega, dan melakukan pembakaran rumah, sekolah, mengancam, dan memeras masyarakat,” kata Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/4).

Menurut Iqbal, tindakan pelanggaran hukum oleh KKB mengancam keselamatan jiwa masyarakat dan juga fasilitas publik di Kabupaten Puncak, Papua.

Hari Kamis (8/4) KKB pimpinan Nau Waker dan anggotanya membakar rumah sekolah SD, SMP, SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua. “Mereka juga mengancam dan melakukan pemerasan terhadap warga Beoga,” terang Iqbal.

Nau Waker diketahui bawahan dari Guspi Waker, pimpinan KKB. Nau Waker telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika yakni sejak 2018, karena sederet kasus kejahatan yang dia lakukan.

Pada 2018, Nau Waker juga terlibat melakukan penembakan di Mile 69, PT Freeport Indonesia di Tembagapura, yang mengakibatkan kerugian satu buah kendaraan WLP.

Sementara itu, berdasarkan hasil uji laboratorium balistik Polri menyimpulkan senjata yang digunakan oleh Nau Waker berjenis steyr. “Saat ini, aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi terus bergerak memburu Nau Waker yang lari menuju Ilaga,” kata Iqbal. Iqbal memastikan keamanan masyarakat di Kabupaten Puncak, Papua, tetap terjaga selama pengejaran berlangsung. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin memastikan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, KKB pimpinan Nau Waker melakukan penembakan terhadap Oktovianus Rayo (42), guru yang tinggal di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Kamis, pukul.09.30 WIT. Guru tersebut tewas setelah ditembak sebanyak dua kali oleh KKB yang masuk ke dalam kios rumahnya. Selain itu, KKB pimpinan Nau Waker juga membakar SD, SMP, SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua, pada sore harinya. (antara/jpnn)

 

  • Dipublish : 9 April 2021
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami