Wuhan ‘Kota Zombie’, Penderita Coronavirus Pingsan dan Tewas di Jalan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Ingat film ‘World War Z’ yang dibintangi Brad Pitt? Film tersebut mengisahkan Brad Pitt dan dunia yang berjuang melawan penularan virus yang ditularkan seperti gigitan zombie. Situasi itu pula yang digambarkan terjadi di kota Wuhan, Tiongkok, asal mula virus itu menyebar.

Kota Wuhan telah dijuluki sebagai ‘zombieland’ oleh penduduk setempat yang putus asa. Gambar-gambar mengejutkan di media sosial menunjukkan, orang-orang pingsan di jalan dan ruang tunggu rumah sakit di tengah epidemi, yang telah merenggut nyawa setidaknya 17 orang.

Dilansir dari The Sun, Jumat (24/1), beberapa gambar lain yang dibagikan secara luas di media sosial diyakini lokasi itu berasal dari Wuhan. Penduduk di kota itu diperintahkan untuk menghindari kerumunan orang dan tidak menghadiri pertemuan publik. Wuhan seperti ‘kota hantu’ meskipun 11 juta populasinya.

Dalam satu video, seorang pria dapat terlihat berbaring tidak sadar, tergeletak di jalan. Sementara petugas medis mengenakan jas khusus dan masker gas berusaha untuk membantunya.

Seseorang terlihat tak sadarkan diri yang diyakini terjadi di jalanan Wuhan. (Instagram/The Sun)

Menurut laporan, korban tersebut mengenakan masker sedang mengantri untuk mengurus dokumen. Dia langsung kehilangan kesadaran dan pingsan. Satu situs berita lokal di Wuhan melaporkan bahwa korban dalam gambar itu meninggal karena coronavirus.

Gambar online yang diposting oleh pembeli, menunjukkan rak-rak supermarket terlihat kosong setelah penduduk setempat yang khawatir memborong semua belanjaan dan kebutuhan makanan. Semua jaringan transportasi di Wuhan dihentikan.

Pekan lalu, terungkap bahwa virus itu dapat menular dari manusia ke manusia. Menurut Washington Post, Kereta Api Wuhan menghapus posting media sosial pada 15 Januari yang mengatakan 300 ribu orang meninggalkan kota. Apalagi Tahun Baru Imlek, Sabtu (24/1), membuat tradisi liburan dan migrasi di Tiongkok akan terhambat karena virus itu.

Para pejabat di Wuhan telah mengatakan kepada penduduk setempat untuk tetap tinggal di dalam rumah dan telah memerintahkan mereka untuk mengenakan masker saat berada di luar.
Namun, People’s Daily memposting di media sosial bahwa provinsi ini kehabisan masker dan pakaian pelindung lainnya. Namun postingan tersebut dihapus. Sekarang beberapa kota besar, termasuk ibu kota Beijing, telah mengikuti Wuhan dengan melarang pertemuan di kerumuman selama perayaan Tahun Baru.

  • Dipublish : 24 Januari 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami