Yurianto Bandingkan Situasi Saat Pandemi Covid-19 dengan Flu Spanyol 1918

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 mengingatkan kembali tentang pandemi flu Spanyol yang melanda dunia pada 1918. Kondisi saat itu dianalogikan sama seperti masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Bukan pertama kali dunia mengalami pandemi seperti ini. Beberapa ratus tahun lalu ada juga Spanish Flu pada 1918. Saat itu memang kita masih berada di zaman penjajahan kolonial Belanda,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (8/5).

Hikmah dan pelajaran yang bisa dilakukan setiap pandemi, kata dia, adalah mulai menerapkan hidup disiplin dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sama seperti situasi saat ini, menurut Yurianto flu Spanyol juga ketat memberlakukan protokol kesehatan.

“Pertama adalah pembatasan kontak. Ini kemudian kita lalukan pada periode sekarang. Dan juga dunia,” jelasnya.

Pelajaran kedua adalah masyarakat diminta untuk tetap meningkatkan stamina agar tak mudah terinfeksi virus selama pandemi. Dan pelajaran atau hikmah lainnya adalah membuat senua orang saling bahu membahu dan bergotong royong.

“Bantuan kemanusiaan adalah modal menghadapi pandemi. Fokus pada upaya kemanusiaan. Menyembuhkan pasien dan membantu meeka terdampak dari krisis,” ujarnya.

Maka intervensi dari pemerintah harus dilakukan berkelanjutan sampai virus benar-benar bisa dikendalikan. Belajar dari situasi ini, kata Yurianto, Covid-19 meningkatkan situasi kedaruratan kesehatan masyarakat untuk bahu membahu dan ergotong royong dalam satu sistem.

“Fokus pada tindakan kemanusiaan. Dan kami tak akan pernah bosan mengingatkan untuk tetap rajin cuci tangan dengan sabun ini jadi kunci memutus penularan,” tegasnya. (jp)

  • Dipublish : 9 Mei 2020
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

BERITA LAINNYA

VIDEO ADS

BANNER ADS

VIDEO NEWS

BANNER ADS

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami